Ketuhanan Yang Berkeadaban
Dengan mengutip praksis keagamaan tokoh-tokoh besar seperti Nabi Muhamad SAW dan Nabi Isa, Soekarno menjelaskan "keberadaban" dalam ber-Ketuhanan sebagai sikap hormat-menghormati di antara pemeluk agama berbeda. Ini juga yang disebutnya sebagai ke-Tuhanan yang berkebudayaan, sebuah cara beragama yang ditandai budi pekerti luhur--sebuah etos ber-Ketuhanan yang tidak mengenal egoisme agama. Selengkapnya …

<< Home